Pemkab Kediri–Kodim 0809 Perkuat Koordinasi Jelang Pembukaan TMMD ke-127
![]() |
| Foto : Mayor Inf. Ngatari menyampaikan bahwa keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor kunci keberhasilan TMMD. |
MediaSINDO.Net - Kediri
Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri mengintensifkan koordinasi lintas sektor menjelang pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat persiapan yang digelar di Aula Balai Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Rabu (4/2/2026).
Rapat dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kediri. Koordinasi ini difokuskan pada pemantapan teknis pelaksanaan TMMD agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa sasaran.
Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah melalui Perwira Penghubung Kodim 0809/Kediri Mayor Inf. Ngatari menyampaikan bahwa keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor kunci keberhasilan TMMD. Program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.
“TMMD membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Dengan sinergi yang kuat, hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Mayor Ngatari.
TMMD ke-127 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” dan dijadwalkan dibuka pada Selasa, 10 Februari 2026. Dalam rapat tersebut turut dibahas skema pelaksanaan pembukaan serta pembagian peran antarinstansi untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan sesuai perencanaan.
Adapun sasaran fisik TMMD di Desa Gadungan meliputi pembangunan jalan sepanjang sekitar 1.657 meter dengan lebar 2,5 meter yang menghubungkan Dusun Sumberbahagia dan Dusun Kapasan. Infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar akses pertanian dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Selain pembangunan jalan, TMMD juga mencakup rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), rehabilitasi Mushola Al-Ikhlas, pembangunan lima sumur bor, pembangunan sarana MCK dan sanitasi di 10 titik, penanaman 1.000 bibit tanaman, serta pengecatan SDN Gadungan 3.
Sementara sasaran nonfisik difokuskan pada pelaksanaan berbagai pelatihan dan penyuluhan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan OPD terkait. Program nonfisik tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sosial dan ekonomi warga desa secara berkelanjutan.
Melalui TMMD, Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI menegaskan komitmen memperkuat pembangunan dari desa sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (RD).


Posting Komentar