Kerusakan Jalan Imam Bonjol Puncu hingga Pertigaan Pelem Pare Kian Meluas, Keselamatan Pengguna Jalan Terancam
![]() |
| Foto : lubang dalam dan menganga di jalan Gatot Subroto Pelem, pare, bahayakan pengguna jalan |
MediaSINDO.Net - Kediri
Kondisi ruas Jalan Imam Bonjol di Kecamatan Puncu hingga pertigaan Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, dilaporkan mengalami kerusakan yang semakin meluas di berbagai titik. Kerusakan tersebut menimbulkan keluhan masyarakat karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, kerusakan jalan mulai terlihat sejak kawasan Pasar Sapi, berlanjut ke perempatan Jalan Imam Bonjol, hingga mendekati simpang lampu lalu lintas Gedangsewu. Sejumlah lubang dengan ukuran dan kedalaman bervariasi tampak tersebar hampir di seluruh badan jalan. Bahkan, di salah satu titik ditemukan penanda darurat berupa plastik yang dipasang di tengah jalan sebagai bentuk peringatan sementara bagi pengendara.
Kondisi serupa juga terpantau setelah simpang lampu lalu lintas Gedangsewu, tepatnya di sepanjang Jalan Husni Thamrin hingga menuju pertigaan Jalan Soekarno-Hatta, Desa Pelem, Kecamatan Pare. Permukaan jalan yang tidak rata dan berlubang tersebut menyulitkan pengendara, terutama pengguna sepeda motor dan kendaraan angkutan bermuatan berat yang kerap melintas di jalur tersebut.
![]() |
| Foto : jalan berlubang di jalan Imam Bonjol, Puncu, cegah laka lantas warga pasang tanda2 seadanya |
Sejumlah warga menilai kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan yang bersifat menyeluruh. Upaya perbaikan yang dilakukan selama ini dinilai masih sebatas tambal sulam dan belum menyentuh perbaikan struktur dasar jalan, sehingga kerusakan kerap kembali terjadi dalam waktu singkat.
Salah seorang warga setempat, Hadi (55), menuturkan bahwa tingginya intensitas kendaraan berat seharusnya menjadi perhatian utama dalam perencanaan perbaikan jalan.
“Perbaikannya jangan hanya sementara. Jalan ini setiap hari dilewati truk-truk besar, jadi perlu penanganan yang benar-benar menyeluruh agar tidak cepat rusak dan lebih aman,” ujarnya.
Warga juga mengkhawatirkan potensi meningkatnya kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari atau saat hujan turun, ketika lubang jalan sulit terlihat karena minim pencahayaan dan tertutup genangan air.
![]() |
| Foto : jalanan rusak berupa lubang mulai dari jalan imam Bonjol Puncu sampai Pelem, pare |
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya memperoleh klarifikasi dari Pemerintah Kabupaten Kediri terkait status kewenangan pengelolaan ruas jalan tersebut, apakah berada di bawah tanggung jawab pemerintah kabupaten atau pemerintah provinsi, serta rencana penanganan jangka pendek maupun jangka panjang yang akan dilakukan.
Awak media akan terus memantau perkembangan di lapangan dan melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak berwenang guna memastikan adanya langkah konkret demi menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. (RD)




Posting Komentar