Pasar Murah Pemprov Jawa Timur di Tuban Diserbu Warga: Strategi Nyata Kendalikan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan
![]() |
| Foto : |
MediaSindo.Net - Tuban
Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok melalui penyelenggaraan pasar murah yang digelar di kawasan Stasiun Lama Tuban, Kabupaten Tuban, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengendalian inflasi daerah sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Program yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah dinamika harga pangan menjelang periode hari besar keagamaan.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas penting dijual dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Beberapa bahan pokok yang tersedia antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, bawang merah, serta bawang putih. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli produk protein hewani seperti ayam beku dalam kemasan serta berbagai produk olahan daging bersertifikat, termasuk nugget dan sosis.
Kehadiran pasar murah ini mendapat sambutan positif dari warga Kabupaten Tuban yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih hemat. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga berfungsi sebagai instrumen stabilisasi harga agar tidak terjadi lonjakan yang signifikan di tingkat pasar.
Secara ekonomi, langkah pemerintah daerah ini sejalan dengan strategi pengendalian inflasi pangan yang selama ini menjadi perhatian nasional. Berdasarkan kajian Bank Indonesia, komoditas pangan merupakan salah satu kontributor utama inflasi di Indonesia. Oleh karena itu, intervensi pasar melalui operasi pasar dan pasar murah dinilai efektif dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan.
Tak hanya fokus pada kebutuhan pokok, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang promosi bagi produk unggulan dari pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) lokal. Berbagai produk olahan pangan dan hasil kreativitas masyarakat dipamerkan, mulai dari makanan olahan hingga produk khas daerah yang memiliki potensi pasar lebih luas.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan pelaku usaha kecil. Menurut kajian Food and Agriculture Organization, penguatan rantai pasok pangan lokal dan dukungan terhadap usaha kecil merupakan strategi penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya pasar murah ini, pemerintah berharap stabilitas harga bahan pokok dapat terus terjaga, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan yang berkualitas dan terjangkau. Program semacam ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi dan menjaga ketahanan pangan daerah.
Secara akademis, berbagai penelitian menunjukkan bahwa intervensi pasar melalui program subsidi harga dan operasi pasar dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama pada kelompok berpenghasilan rendah. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam laporan Organisation for Economic Co-operation and Development mengenai kebijakan stabilisasi harga pangan di negara berkembang.
Melalui kegiatan pasar murah yang berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas harga, ketersediaan pasokan pangan, dan penguatan ekonomi masyarakat lokal. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa kebijakan ekonomi daerah dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (Sumber: Disnak prov.jatim)


Posting Komentar