Dinkes Kediri Hadirkan Ruang Ekspresi bagi ODGJ Lewat Jambore Kesehatan Jiwa
MediaSINDO.Net - Kediri Raya
Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menyelenggarakan Jambore Kesehatan Jiwa di kawasan Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini melibatkan 390 peserta yang terdiri atas 195 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan 195 pendamping, sebagai upaya memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kesehatan jiwa sekaligus menghapus stigma negatif terhadap ODGJ.
Mengusung tema “Dengarkan Suaranya, Pahami Keunikannya dan Hadirkan Perubahannya”, jambore tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk mengekspresikan diri, menunjukkan kemampuan, serta membangun kepercayaan diri melalui berbagai kegiatan positif.
Kegiatan ini turut dihadiri camat se-Kabupaten Kediri, kepala puskesmas, pengelola program kesehatan jiwa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Kapolsek Ngasem, Danramil Ngasem, Kepala Dinas Sosial, Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri (UPT RSBL Kediri), serta TP-PKK Kabupaten Kediri.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri mendorong peningkatan motivasi dan kepercayaan diri ODGJ sekaligus menyediakan ruang berekspresi dan aktualisasi diri melalui penampilan bakat serta kreativitas.
Selain itu, jambore ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan jiwa, mengurangi stigma dan diskriminasi, serta memperkuat kapasitas keluarga dan kader kesehatan jiwa dalam memberikan pendampingan kepada ODGJ.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan kampanye kesehatan jiwa yang inklusif sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan masalah kesehatan jiwa di Kabupaten Kediri.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri juga berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan wawasan dan kepedulian para pemangku kebijakan serta pemerintah daerah terhadap pentingnya peningkatan derajat kesehatan jiwa masyarakat.
Berbagai kegiatan dikemas secara interaktif dan humanis, mulai dari gelar UMKM hasil karya Teman Tersayang, penampilan kreativitas para peserta, fun game, hingga pemberian tanda kasih dari Teman Tersayang kepada para pendamping.
Melalui Jambore Kesehatan Jiwa ini, diharapkan tumbuh pemahaman bahwa ODGJ tetap memiliki potensi, kemampuan, dan hak yang sama untuk memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Upaya penanganan kesehatan jiwa tidak hanya membutuhkan pelayanan medis, tetapi juga dukungan keluarga, lingkungan sosial, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar proses pemulihan dan reintegrasi sosial dapat berjalan secara berkelanjutan. (RD)


Posting Komentar