Pemkab Kediri Perkuat Layanan Digital, 37 Website Puskesmas Dioptimalkan untuk Permudah Akses Informasi Kesehatan
![]() |
| Foto: Focus Group Discussion (FGD) Pemanfaatan Website Profil Puskesmas yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kediri |
MediaSINDO.Net - Kediri Raya
Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan pengelolaan website profil 37 puskesmas. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keterbukaan informasi sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh informasi layanan kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Pemanfaatan Website Profil Puskesmas yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kediri, Kamis (29/10/2026).
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Yusron, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Ahmad Khotib, menegaskan bahwa website puskesmas harus dirancang agar mudah diakses seluruh lapisan masyarakat, tanpa membedakan status maupun kondisi pengguna.
“Website harus bisa diakses oleh siapa pun, dalam kondisi apa pun, dan menggunakan perangkat apa pun. Setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan akses informasi,” ujarnya.
Menurut Yusron, optimalisasi website tidak cukup hanya dengan menyediakan platform digital. Pengelola juga perlu memperhatikan tampilan yang menarik, kelengkapan informasi, kemudahan navigasi, serta konsistensi dalam memperbarui konten.
Informasi yang disajikan diharapkan mencakup berita kegiatan, program kesehatan, hingga berbagai jenis pelayanan yang dibutuhkan masyarakat. Dengan demikian, website dapat berfungsi sebagai kanal informasi resmi yang informatif dan mudah dimanfaatkan oleh masyarakat.
Ia juga menilai pengelolaan informasi secara konsisten merupakan bagian dari tanggung jawab dan etos kerja pegawai puskesmas maupun Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan publik.
“Ini juga menunjukkan etos kerja para pegawai puskesmas dan Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo Kabupaten Kediri turut memberikan materi mengenai keterbukaan informasi publik serta aspek teknis pengelolaan miniweb. Materi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pengelola dalam menyusun, memperbarui, dan menyajikan informasi melalui website.
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Kediri mendorong 37 puskesmas agar semakin optimal memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana penyampaian informasi pelayanan kesehatan yang transparan, mudah diakses, dan berkelanjutan. (RD)


Posting Komentar