Optimalisasi UKS, Disdik Kediri Perkuat Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Sekolah Dasar
![]() |
| Foto: Optimalisasi UKS, Disdik Kediri Perkuat Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Sekolah Dasar |
MediaSindo.Net - Kediri Raya
Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat sekaligus mendukung pembentukan karakter peserta didik. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Optimalisasi Peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dalam Mendukung Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) pada jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahap 1.
Kegiatan yang berlangsung pada 1–2 Oktober 2026 tersebut diikuti sebanyak 52 guru dari satuan pendidikan jenjang SD se-Kabupaten Kediri. Para peserta mendapatkan penguatan mengenai optimalisasi peran UKS dalam mendukung penerapan tujuh kebiasaan positif anak Indonesia hebat di lingkungan sekolah.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Nurkholik, bersama Kasi Kurikulum dan Kesiswaan, Inul Dwi Astuti.
Pembukaan kegiatan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen satuan pendidikan dalam membangun lingkungan sekolah yang sehat, aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Optimalisasi UKS tidak hanya dipandang dari aspek pelayanan kesehatan di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam membangun budaya pembiasaan positif. Melalui peran tersebut, sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana yang mendukung peserta didik untuk menerapkan kebiasaan baik secara konsisten.
Penerapan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di lingkungan sekolah diharapkan dapat berjalan seiring dengan penguatan karakter peserta didik. Pembiasaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan turut membentuk anak yang sehat, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki karakter positif.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas guru agar mampu mengintegrasikan nilai-nilai kebiasaan positif ke dalam kehidupan sekolah dan keseharian peserta didik.
Dengan optimalisasi UKS dan keterlibatan aktif seluruh warga sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mendorong agar gerakan pembiasaan positif tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya sekolah yang diterapkan secara berkelanjutan.
Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat peran sekolah sebagai ruang pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran akademik, tetapi juga pada kesehatan, karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan tumbuh kembang peserta didik secara utuh. (*)



Posting Komentar