Misi Dagang dan Investasi Jatim–Riau Catat Transaksi Rp114,11 Miliar di Sektor Kelautan, Khofifah Tegaskan Penguatan Jejaring Ekonomi Antarprovinsi
![]() |
| Foto: Misi Dagang dan Investasi Jatim–Riau Catat Transaksi Rp114,11 Miliar di Sektor Kelautan, Khofifah Tegaskan Penguatan Jejaring Ekonomi Antarprovinsi |
Pekanbaru, Riau – MediaSindo.Net
Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat kerja sama ekonomi antardaerah melalui Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur–Riau yang digelar di Hotel Novotel Pekanbaru, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ini menjadi langkah strategis dalam memperluas pasar produk unggulan, meningkatkan investasi, serta mempererat konektivitas perdagangan antara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Riau.
Dalam pelaksanaan misi dagang tersebut, Gubernur Khofifah didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur, Muhammad Isa Anshori, bersama jajaran perangkat daerah lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, pelaku usaha, asosiasi, serta lebih dari 250 peserta dari kedua provinsi.
Pada sektor kelautan dan perikanan, DKP Provinsi Jawa Timur berhasil membukukan nilai komitmen transaksi sebesar Rp114,11 miliar melalui tujuh kesepakatan kemitraan bisnis. Capaian tersebut menjadi bagian dari total komitmen transaksi Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur–Riau yang mencapai Rp752,59 miliar.
Berbagai komoditas unggulan kelautan dan perikanan yang diperdagangkan meliputi benur, udang vaname, pakan ikan dan udang, bandeng segar, fillet dori, rahang tuna, sarden kaleng, aneka produk olahan hasil laut, hingga sirip ikan dan teripang. Produk-produk tersebut menunjukkan tingginya daya saing sektor perikanan Jawa Timur di pasar nasional.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa misi dagang bukan sekadar agenda seremonial, melainkan instrumen nyata untuk memperkuat sinergi ekonomi antarwilayah, membuka peluang investasi baru, memperluas akses pasar bagi pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Sementara itu, Kepala DKP Provinsi Jawa Timur Muhammad Isa Anshori menyampaikan bahwa keberhasilan transaksi sektor kelautan dan perikanan mencerminkan kualitas, kontinuitas, dan daya saing produk perikanan Jawa Timur yang semakin dipercaya pasar. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan sekaligus memperluas jaringan pemasaran ke berbagai daerah di Indonesia.
Melalui Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur–Riau, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap kerja sama ekonomi antardaerah terus berkembang secara berkelanjutan, memperkuat rantai pasok nasional, meningkatkan investasi, serta memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan.
(Sumber: DKP. Prov. Jatim)(RD)


Posting Komentar