Gelar Inovasi Teknologi Pertanian Kabupaten Kediri 2026 Resmi Dibuka, Pertanian Modern Jadi Kunci Swasembada Pangan dan Regenerasi Petani Muda
![]() |
| Foto: Pembukaan Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian (GERTEK) 2026 di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, senen (6/7/2027). Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 6–12 Juli 2026 |
MediaSindo.Net - Kediri
Pemerintah Kabupaten Kediri resmi membuka Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian (GERTEK) 2026 di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, senen (6/7/2027). Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 6–12 Juli 2026, menjadi ajang kolaborasi pemerintah, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi, hingga pelaku UMKM dalam mempercepat transformasi menuju pertanian modern sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Penjabat Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Sukadi, menjelaskan bahwa GERTEK 2026 dirancang sebagai wadah mempertemukan petani dengan berbagai inovasi teknologi pertanian, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, serta mitra strategis lainnya. Melalui kegiatan ini, petani, khususnya generasi muda, diharapkan dapat mengenal perkembangan teknologi pertanian terkini, memperoleh akses pembiayaan, serta menangkap peluang usaha di sektor pertanian.
![]() | |
|
Menurut Sukadi, tahun ini GERTEK diikuti 77 peserta, terdiri atas 52 perusahaan yang bergerak di bidang benih, pupuk, pestisida, dan alat mesin pertanian, dua lembaga perbankan, sembilan instansi pemerintah, serta 14 pelaku UMKM. Selama pelaksanaan kegiatan, panitia menargetkan kehadiran sekitar 14.000 petani dari berbagai wilayah di Kabupaten Kediri.
Selain sebagai pameran teknologi pertanian, Sukadi menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di Kecamatan Tarokan juga bertujuan memperkenalkan potensi kawasan industri Kabupaten Kediri kepada para investor. Kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai kawasan industri dan didukung pembangunan infrastruktur strategis, seperti Bandara Kediri serta jalan tol yang akan meningkatkan konektivitas wilayah.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kediri optimistis Bandara Kediri pada tahun 2027 dapat dimanfaatkan sebagai embarkasi pemberangkatan haji yang melayani sekitar 15 kabupaten/kota di wilayah selatan Jawa Timur. Sementara itu, pembangunan akses Jalan Tol Kertosono–Kediri saat ini memasuki tahap perencanaan dan ditargetkan berlanjut ke pekerjaan fisik pada tahun 2027.
Sukadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan, lembaga perbankan, BUMN, perguruan tinggi, pemerintah desa, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya GERTEK 2026.
![]() | |
|
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, M. Solikin, dalam sambutannya menegaskan bahwa GERTEK merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Kediri yang menjadi bagian dari upaya mempercepat modernisasi sektor pertanian.
Menurut Solikin, tema "Pertanian Modern untuk Swasembada Pangan" bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan pemerintah daerah dalam membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Ia mengungkapkan salah satu tantangan terbesar sektor pertanian saat ini adalah minimnya regenerasi petani. Berdasarkan hasil Sensus Pertanian 2023, jumlah petani berusia di bawah 35 tahun di Kabupaten Kediri masih kurang dari 10 persen. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena sektor pertanian tetap menjadi penopang utama perekonomian daerah.
"Diperlukan upaya nyata untuk mempertemukan generasi muda, dunia usaha, perguruan tinggi, dan industri pertanian agar lahir petani-petani muda yang adaptif terhadap teknologi dan inovasi," ujar Solikin.
Melalui penyelenggaraan GERTEK 2026, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik menekuni sektor pertanian modern, memanfaatkan mekanisasi, digitalisasi, serta inovasi teknologi guna meningkatkan produktivitas dan daya saing pertanian daerah.
Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, perbankan, dan masyarakat, GERTEK 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat transformasi pertanian Kabupaten Kediri menuju sektor yang modern, berdaya saing, serta mampu mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. (RD)




Posting Komentar