Tekan Lonjakan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Kediri Gelar Pasar Murah di Lereng Wilis, Ratusan Warga Terbantu
![]() |
| Foto : Giat pasar murah Pemkab Kediri jelang lebaran, Tekan Lonjakan Harga di Lereng Wilis, Ratusan Warga Terbantu |
MediaSindo.Net - Kediri
Pemerintah Kabupaten Kediri terus memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri dengan menggelar pasar murah bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Jumat (6/3), dan disambut antusias oleh warga setempat.
Pasar murah yang digelar melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Kediri ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah tren kenaikan harga bahan pangan menjelang Lebaran.
Selain menyediakan bahan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian paket suvenir kepada 200 warga kurang mampu dan lanjut usia. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kediri.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Kediri, Santoso, menjelaskan bahwa pasar murah merupakan salah satu strategi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat.
“Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran di tengah kenaikan harga bahan pokok, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Kediri,” ujarnya.
Menurut Santoso, wilayah di lereng Gunung Wilis seperti Desa Puhsarang umumnya memiliki harga bahan pokok yang relatif lebih tinggi dibanding wilayah perkotaan karena faktor distribusi. Oleh karena itu, pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menstabilkan harga di wilayah tersebut.
“Karena berada di wilayah lereng Wilis, harga barang di sini cenderung lebih mahal. Dengan adanya pasar murah serta bantuan paket sembako ini, diharapkan masyarakat lebih terbantu dan inflasi dapat tetap terkendali,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan beberapa komoditas yang saat ini mengalami kenaikan harga di pasaran, antara lain telur, cabai, dan daging ayam ras. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan bahwa ketersediaan stok pangan masih dalam kondisi aman.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan. Untuk ketersediaan stok pangan di Kabupaten Kediri masih aman, hanya saja menjelang hari raya biasanya terjadi kenaikan harga,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito melalui Ketua Pokja I Dyah Saktiana mengimbau masyarakat penerima bantuan agar memanfaatkan paket suvenir tersebut untuk kebutuhan keluarga dan tidak menjualnya kembali.
“Tujuan pemberian paket suvenir ini adalah untuk memberikan kebahagiaan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu di Desa Puhsarang menjelang Hari Raya Idulfitri,” ungkap Dyah yang akrab disapa Nana.
Paket suvenir yang dibagikan berisi sejumlah kebutuhan pokok rumah tangga, di antaranya beras, minyak goreng, biskuit, abon lele, sarden, bawang merah, bawang putih, telur asin, dan telur ayam ras.
Pemerintah Kabupaten Kediri berencana melanjutkan program pasar murah di dua lokasi lainnya, yakni Desa Tugu, Kecamatan Purwoasri pada 9 Maret dan Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem pada 11 Maret. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah menjelang Idulfitri. (RD)



Posting Komentar