Sinergi Tani–Ternak di Banyuwangi: Disnak Jatim Pamerkan Inovasi Peternakan dari Hulu ke Hilir dalam Pendampingan Panen Jagung
![]() |
| Foto : Gubernur Jatim, Khofifah indar parawansa didampingi Kadisnak, digiat Pamerkan Inovasi Peternakan dari Hulu ke Hilir dalam Pendampingan Panen Jagung |
MediaSindo.Net - Banyuwangi
Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur turut ambil bagian dalam Pameran Pendampingan Panen Jagung yang digelar di Green Farm, Kabupaten Banyuwangi, pada 28 Februari lalu. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mendorong kemajuan sektor pertanian dan peternakan di Jawa Timur.
Kegiatan strategis tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Gerakan Pramuka, serta Kepolisian Daerah Jawa Timur. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pendampingan kepada petani dan peternak dalam meningkatkan produktivitas serta nilai tambah sektor agribisnis.
Dalam pameran tersebut, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur menghadirkan stan pameran yang menampilkan potensi dan inovasi peternakan secara komprehensif, mulai dari sektor hulu hingga hilir. Pada sektor hulu, pengunjung diperkenalkan dengan berbagai jenis bibit pakan hijauan berkualitas tinggi yang berperan penting dalam mendukung produktivitas ternak.
![]() |
| Foto : Sinergi Tani–Ternak di Banyuwangi, Disnak Jatim Pamerkan Inovasi Peternakan dari Hulu ke Hilir dalam Pendampingan Panen Jagung |
Beberapa varietas yang dipamerkan antara lain rumput gajah, rumput pakchong, rumput zanzibar, singkong papua, tanaman leguminosa glirisidae, serta rumput unggulan Pennisetum purpureum cv red napier. Keberadaan pakan hijauan berkualitas tersebut dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi usaha peternakan.
Selain itu, Disnak Jatim juga memperkenalkan teknologi budidaya dan kesehatan hewan modern. Pengunjung yang sebagian besar merupakan petani dan peternak dapat melihat secara langsung berbagai peralatan teknologi Inseminasi Buatan (IB), perlengkapan vaksinasi, serta sejumlah obat hewan yang mendukung peningkatan kesehatan dan produktivitas ternak.
Pada sektor hilir, stan pameran juga menampilkan berbagai produk peternakan seperti telur segar dan madu. Tidak hanya itu, sejumlah produk olahan bernilai tambah turut diperkenalkan kepada masyarakat, di antaranya telur asin, abon daging, serta pemanfaatan limbah peternakan menjadi pupuk organik.
Melalui partisipasi yang menyeluruh dari hulu hingga hilir ini, Disnak Jatim berharap kegiatan pameran mampu memberikan wawasan baru bagi masyarakat, khususnya para peternak. Sinergi antarlembaga serta pengenalan teknologi tepat guna diyakini dapat mendorong kemandirian peternak sekaligus meningkatkan daya saing sektor peternakan di Jawa Timur.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan para pelaku usaha tani, sektor peternakan di Jawa Timur diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi ketahanan pangan serta perekonomian daerah.
(Sumber: Disnak Jatim)



Posting Komentar