Ruas Jalan Geneng Belum Tersentuh Perbaikan: Pemdes Tarokan Minta Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Kabupaten
![]() |
| Foto : perbaikan akses jalan kabupaten diruas dusun Sukorejo - dusun Wates desa tarokan kec. Tarokan (Sumber foto pemdes tarokan ) |
Kediri – MediaSINDO.Net
Proses perbaikan jalan kabupaten pada ruas Dusun Sukorejo hingga Dusun Wates, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, telah selesai dikerjakan melalui metode tambal sulam pada akhir tahun 2025. Namun, hingga kini, ruas jalan kabupaten yang berada di Dusun Geneng—sebagai salah satu jalur penghubung menuju Desa Bulusari—belum tersentuh perbaikan sama sekali. Kondisi ini memunculkan desakan dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat agar Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan pemerataan pembangunan.
Kepala Desa Tarokan, Supadi, S.H., membenarkan bahwa perbaikan memang telah dilaksanakan, namun masih terbatas pada sebagian wilayah desa.
“Alhamdulillah, perbaikan sudah dilakukan melalui tambal sulam akhir tahun kemarin dan baru sampai wilayah Dusun Wates. Untuk wilayah Dusun Geneng belum,” ujar Supadi saat dikonfirmasi, Senin (27/1/2026).
Pernyataan tersebut diperkuat oleh Kepala Dusun Geneng, Sadi Haryanto, yang menegaskan bahwa kerusakan jalan di wilayahnya belum mendapat intervensi dari pemerintah daerah.
“Perbaikan hanya dilakukan dari Dusun Sukorejo sampai Dusun Wates. Untuk ruas Dusun Geneng belum disentuh sama sekali,” jelasnya.
![]() |
| Foto : kerusakan akses jalan kabupaten ruas dusun Geneng desa Tarokan arah ke desa Bulusari kecamatan Tarokan. (foto: Kasun Geneng) |
Sebagai Ketua Persatuan Paguyuban Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Kediri, Sadi menilai ruas jalan kabupaten di Dusun Geneng memiliki peran strategis bagi mobilitas masyarakat. Jalan tersebut merupakan jalur penting untuk kegiatan ekonomi, pertanian, pendidikan, serta distribusi hasil bumi dari Tarokan menuju pasar-pasar di wilayah Banyakan, Tarokan, dan sekitarnya.
Menurutnya, keterlambatan perbaikan dapat menurunkan efisiensi aktivitas masyarakat, terutama petani yang bergantung pada kelancaran transportasi untuk mengangkut hasil panen seperti mangga podang—komoditas unggulan setempat.
“Kami berharap Pemkab Kediri memberikan prioritas pada ruas jalan Geneng mengingat kerusakannya sudah menghambat aktivitas warga. Pembangunan infrastruktur harus merata dan adil,” ungkap Sadi.
![]() |
| Foto : kerusakan akses jalan kabupaten ruas dusun Geneng desa Tarokan menuju desa Bulusari kec. Tarokan. (Foto : Kasun Geneng) |
Sementara itu, Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait kondisi jalan rusak di Dusun Geneng, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut.
“Matursuwun informasinya, saya koordinasikan dulu,” tulis Wabup Dewi dalam pesannya.
Dalam komunikasi lanjutannya dengan Pemkab Kediri, Sadi kembali menegaskan pentingnya perbaikan jalan sebagai upaya mendorong kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
“Harapannya supaya akses perekonomian lancar, usaha tani bisa maju kalau jalannya bagus, terutama untuk distribusi mangga podang menuju pasar Banyakan agar lebih lancar,” tegasnya.
Secara akademik, pemerataan pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari prinsip keadilan spasial dan pelayanan publik setara (equal public service). Ketimpangan pembangunan jalan antarwilayah dalam satu desa dinilai dapat memicu disparitas ekonomi lokal dan menghambat pertumbuhan sentra usaha warga.
Pemerintah Desa Tarokan berharap Pemkab Kediri segera menetapkan langkah afirmatif agar perbaikan ruas jalan Geneng dapat direalisasikan dalam waktu dekat, terlebih mengingat urgensinya bagi mobilitas dan ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan. (RD)




Posting Komentar