Gerak Cepat DPUPR Kota Kediri! Kurang dari 2x24 Jam, Kerusakan Join Jembatan Jongbiru Langsung Ditangani
![]() |
| Foto: Penutupan lubang di join jembatan jongbiru sisi barat yang lepas sehingga jalan kembali mulus oleh DPUPR kota Kediri |
MediaSindo.Net - Kediri
Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri terhadap laporan kerusakan join Jembatan Jongbiru yang dinilai membahayakan pengguna jalan. Kurang dari dua kali 24 jam setelah laporan disampaikan, perbaikan langsung dilakukan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan.
Kerusakan yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat terjadi pada bagian join jembatan, yakni sambungan konstruksi jembatan yang mengalami pengelupasan aspal. Kondisi tersebut berada di sisi barat jembatan sebanyak dua titik, serta satu titik di bagian tengah atau sisi timur Jembatan Jongbiru.
Sebelum dilakukan penanganan, lubang pada area join tersebut cukup membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Pengguna motor matic dengan ukuran roda kecil disebut paling rentan mengalami kecelakaan saat melintas karena harus menghindari lubang agar tidak terperosok.
Kepala DPUPR Kota Kediri, Endang Kartika Sari, ST., M.M., saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Rabu (20/5/2026) siang, menyampaikan bahwa laporan tersebut langsung diteruskan kepada pihak terkait.
“Terima kasih atas informasinya. Saya sampaikan ke PPK 2.1 Jalan Nasional,” ujarnya singkat.
![]() |
| Foto: Penutupan lubang dijoin jembatan jongbiru yang lepas dengan aspal oleh DPUPR Kota Kediri |
Langkah cepat itu kemudian ditindaklanjuti dengan proses perbaikan menggunakan campuran aspal dingin pada area join yang mengalami kerusakan. Penanganan dilakukan guna meminimalisir risiko kecelakaan sekaligus menjaga kenyamanan pengguna jalan.
Melalui Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Kediri, I Made Dwi Permana, dijelaskan bahwa kondisi kerusakan pada join jembatan memang dapat terjadi akibat beban lalu lintas kendaraan berat yang melintas setiap hari.
“Ini jembatan sudah diperbaiki. Perbaikannya dengan menambal bagian join yang terlihat karena aspalnya mengelupas,” terang Made jum'at (22/5/2026).
Ia menambahkan, secara teknis sambungan jembatan atau join merupakan bagian konstruksi yang memiliki tingkat getaran tinggi sehingga memerlukan pemeliharaan berkala.
“Memang karena join itu bergetar, jadi saat dilewati kendaraan berat ada bagian yang lepas. Karena itu perlu pemeriksaan dan pemeliharaan secara berkala,” jelasnya.
Secara akademis dan teknis, join jembatan memiliki fungsi penting sebagai ruang pergerakan konstruksi akibat perubahan suhu, beban kendaraan, serta getaran lalu lintas. Jika tidak segera ditangani, kerusakan pada bagian tersebut dapat berkembang menjadi kerusakan permukaan jalan yang lebih besar dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Respons cepat yang dilakukan DPUPR Kota Kediri pun mendapat perhatian masyarakat. Penanganan dalam waktu singkat dinilai menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga keselamatan infrastruktur jalan dan mendengar keluhan warga secara langsung.
Dengan dilakukannya perbaikan ini, pengguna jalan diharapkan tetap berhati-hati saat melintas serta ikut berperan aktif melaporkan apabila menemukan kerusakan infrastruktur yang berpotensi membahayakan keselamatan publik. (RD)



Posting Komentar