Nguri Budaya Jawi, Desa Jati Kediri Gelar Tradisi Nyadran dan Bersih Desa
![]() |
| Foto : Nguri Budaya Jawi, Desa Jati Kediri Gelar Tradisi Nyadran dan Bersih Desa |
MediaSindo.Net - Kediri
Pemerintah Desa Jati, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, akan menggelar tradisi Nyadran dan Bersih Desa sebagai wujud pelestarian budaya leluhur atau nguri-uri budaya Jawi. Dua kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan masyarakat.
Kepala Desa Jati, Reni Ninsiska, S.H., menyampaikan bahwa tradisi ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga memiliki makna mendalam bagi warga.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk nguri-uri budaya Jawi sekaligus mempererat kebersamaan dan kerukunan warga,” ujarnya, Jum'at (17/4/2026).
Untuk pelaksanaannya, tradisi Nyadran akan digelar pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini diawali dengan ambengan dan kirim doa di makam Desa Jati mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus doa bersama demi keselamatan dan keberkahan desa.
Sementara itu, kegiatan Bersih Desa dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 30 April 2026. Dalam rangkaian acara tersebut, Pemerintah Desa Jati juga akan menggelar pagelaran kesenian wayang kulit semalam suntuk sebagai puncak perayaan.
Pertunjukan wayang kulit akan dilaksanakan di pendopo balai desa pada Kamis malam, 30 April 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, yang diharapkan dapat menjadi hiburan sekaligus sarana edukasi budaya bagi masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan mencintai warisan budaya Jawa yang kaya akan nilai kearifan lokal, serta mampu menjaga dan melestarikannya di tengah arus modernisasi. (RD)


Posting Komentar