Jembatan Ambles di Jalan Gajah Mada Kediri Dibiarkan Berbulan-bulan, Truk Berat Lalu-lalang, Ancaman Nyata di Depan Mata
![]() |
| Foto : Jembatan dijalan Gajahmada desa Karangrejo kecamatan Ngasem Kediri yang ambles "Njeglong" membahayakan pengguna jalan |
MediaSindo.Net - Kediri
Kerusakan jembatan di Jalan Gajah Mada, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, menuai perhatian serius. Sudah lebih dari dua bulan ambles, namun hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan, meski jalur tersebut terus dilintasi kendaraan, termasuk truk bermuatan berat.
Pantauan di lapangan menunjukkan bagian utara jembatan ambles cukup dalam hingga hampir memakan separuh badan jalan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas menjadi rawan, terutama bagi pengendara roda dua yang harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh akibat permukaan jalan yang tidak rata.
Ironisnya, di tengah kondisi yang membahayakan tersebut, kendaraan berat seperti dump truk bermuatan material galian hingga truk molen pengangkut beton masih bebas melintas setiap hari. Beban berlebih dari kendaraan ini diduga mempercepat kerusakan sekaligus memperbesar potensi kecelakaan.
Kepala Desa Karangrejo, Juwariah, mengakui bahwa kerusakan jembatan tersebut belum dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Kediri.
“Maaf, kalau yang itu belum laporan ke pemerintah kabupaten,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2026).
Upaya konfirmasi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, M. Solikin, belum membuahkan hasil. Pesan yang dikirim melalui WhatsApp diketahui telah terbaca, namun belum mendapatkan balasan hingga berita ini diterbitkan.
Sementara itu, Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp memberikan respons singkat.
“Oh nggih, matursuwun informasinipun,” tulisnya.
Kondisi ini memicu kekhawatiran warga sekitar. Yuni (52), warga Sambirejo, Kecamatan Gampengrejo, mengatakan kerusakan jembatan sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan.
“Sudah lama ambles, tapi belum ada perbaikan sama sekali,” ujarnya.
Ia menilai kondisi jalan sangat berbahaya, terutama saat harus berbagi jalur dengan kendaraan besar.
“Kalau tidak hati-hati bisa jatuh, terasa ‘njeglong’. Apalagi kalau pas ada truk besar lewat, itu benar-benar ngeri,” ungkapnya.
Sebagai salah satu jalur utama dengan lalu lintas padat, kondisi Jalan Gajah Mada yang rusak ini dinilai menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius.
Desakan pun menguat agar ada langkah cepat, mulai dari perbaikan jembatan hingga pengawasan ketat terhadap kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur tersebut. (RD)


Posting Komentar