Pondok Ramadan dan Bazar UMKM Kabupaten Kediri Hidupkan Spirit “Ramadan Bulan Tarbiyah”, Perkuat Iman dan Ekonomi Umat
![]() |
| Foto : Giat Pondok Ramadan dan Bazar UMKM Kabupaten Kediri Hidupkan Spirit “Ramadan Bulan Tarbiyah”, Perkuat Iman dan Ekonomi Umat |
MediaSindo.Net - Kediri
Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri menggelar kegiatan Pondok Ramadan dan Bazar UMKM bertema “Ramadan Bulan Tarbiyah” di Pendopo Panjalu Jayati, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi melalui promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, pengurus TP PKK, pelaku UMKM, serta masyarakat umum. Selain mengikuti pengajian dalam rangka Pondok Ramadan, para pengunjung juga dapat menikmati bazar yang menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga produk olahan dari pelaku UMKM Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini menjadi ruang sinergi antara pembinaan spiritual dan penguatan ekonomi kerakyatan, sejalan dengan semangat Ramadan sebagai bulan pembinaan diri (tarbiyah) bagi umat Islam.
Dalam tausiyahnya, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Mu’min Firmansyah, mengajak para jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan berkumpul dalam majelis ilmu pada bulan suci Ramadan.
Menurutnya, Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan sekaligus sarana pendidikan spiritual bagi umat Islam yang terbagi dalam tiga fase utama.
“Sepuluh hari pertama merupakan fase rahmat, yaitu saat kasih sayang Allah SWT dilimpahkan kepada seluruh umat manusia tanpa memandang latar belakang,” jelasnya.
Ia menambahkan, sepuluh hari kedua merupakan fase maghfirah atau ampunan. Pada fase ini umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah serta memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah diperbuat.
“Sedangkan sepuluh hari terakhir merupakan fase pembebasan dari api neraka, yang menjadi momentum bagi umat Islam untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan,” tambahnya.
Mu’min juga menegaskan bahwa balasan atas amal ibadah tidak selalu diwujudkan secara langsung dalam bentuk materi. Menurutnya, pahala, keberkahan, serta ampunan dari Allah SWT merupakan ganjaran yang jauh lebih bernilai bagi kehidupan manusia.
Melalui kegiatan Pondok Ramadan dan Bazar UMKM ini, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap dapat menumbuhkan kesadaran spiritual masyarakat sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah.
Momentum Ramadan pun diharapkan tidak hanya menjadi sarana peningkatan ibadah, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. (RD)



Posting Komentar