Pasar Murah Diserbu Warga Sambirejo, Disperindag Provinsi Jatim Pastikan Stabilisasi Harga dan Ketahanan Pangan Tepat Sasaran
![]() |
| Foto : Elok Syafirda, kepala UPT industri logam dan perekayasaan Disperindag provinsi Jawa timur |
MediaSINDO.Net - Kediri
Program pasar murah yang digelar oleh Dinas perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur di Desa Sambirejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Kamis (26/2/2026), disambut antusias ratusan warga. Bahkan, sebelum kegiatan resmi dibuka pukul 09.00 WIB, masyarakat sudah memadati lokasi sejak pukul 08.30 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah dan stabilisasi harga bahan pokok yang secara konsisten dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di berbagai kabupaten/kota.
![]() |
| Foto : Masyarakat desa Sambirejo kecamatan Gampengrejo kabupaten Kediri, antusias dengan adanya pasar murah |
Kepala UPT Industri logam dan perekayasaan Dinas perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Elok Syafirda didampingi Suwarsono, menjelaskan bahwa pasar murah ini menyasar masyarakat sekitar Kecamatan Gampengrejo dengan menyediakan kebutuhan pokok bersubsidi.
“Agenda hari ini adalah pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi harga dan stabilisasi ketahanan pangan Jawa Timur. Sasaran kami masyarakat sekitar Desa Sambirejo,” ujar Elok.
Komoditas yang dijual antara lain beras SPHP dan beras premium, gula pasir, telur ayam, minyak goreng merek Minyakita, serta bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan cabai besar.
Adapun harga yang ditawarkan relatif lebih rendah dibandingkan harga pasar, di antaranya:
Beras SPHP 5 kg: Rp55.000
Minyakita: Rp15.000 per liter
Gula pasir: Rp16.000 per kg
Telur ayam: Rp24.000 per pak
Menurut Elok, seluruh komoditas telah mendapatkan subsidi dari pemerintah provinsi sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga terjangkau.
![]() |
| Foto : giat pasar murah di desa Sambirejo berjalan lancar dan dapat sambutan meriah dari masyarakat |
Elok mengungkapkan, tingginya minat masyarakat terlihat dari antrean panjang yang sudah terbentuk sebelum pembukaan resmi.
“Seharusnya dibuka pukul 09.00, tetapi setengah sembilan warga sudah antre. Alhamdulillah kegiatan hari ini berhasil dan sangat diminati masyarakat. Hampir semua komoditas habis, hanya tersisa sebagian beras premium,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterbatasan jumlah barang menjadi tantangan tersendiri. Pihaknya akan melakukan evaluasi untuk kemungkinan penambahan kuota pada pelaksanaan berikutnya.
“Kami melihat peminat sangat banyak. Ke depan akan kami agendakan kembali atau menambah jumlah pasokan,” imbuhnya.
![]() |
| Foto : Kades Sambirejo, M. Maksun (kiri) bersama Bayan Arifin, mengapresiasi giat pasar murah |
Sementara itu, Kepala Desa Sambirejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, M. Maksun, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pasar murah di wilayahnya.
“Saya pribadi selaku kepala desa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah membantu warga Sambirejo. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan stok yang tersedia dirasa masih kurang,” ujar M. Maksun.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala karena dinilai efektif membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Secara akademik, intervensi pasar melalui operasi pasar murah merupakan salah satu instrumen kebijakan ekonomi daerah dalam menjaga stabilitas harga komoditas strategis. Kebijakan ini berfungsi menekan volatilitas harga, menjaga daya beli rumah tangga, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
Antusiasme warga Sambirejo menjadi indikator kuat bahwa program subsidi terarah masih sangat relevan di tengah dinamika harga kebutuhan pokok. Dengan evaluasi dan penguatan distribusi, pasar murah berpotensi menjadi model efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat bawah. (RD)





Posting Komentar