Ribuan Warga Sudah Aktivasi IKD, Disdukcapil Kabupaten Kediri Gaspol Bantu Siapkan Agen Perlinsos untuk Bansos Tepat Sasaran
![]() |
| Foto: Bupati Kediri Mas Dhito, keterlibatan masyarakat diharapkan membantu pemerintah memperoleh informasi yang lebih baik mengenai warga yang membutuhkan perlindungan sosial |
MediaSINDO.Net – Kediri
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kediri, Wirawan, mengintensifkan percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui 28 titik pelayanan dan program jemput bola ke desa-desa. Langkah ini dilakukan untuk mendukung digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) sekaligus menyiapkan agen yang membantu mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan sosial (bansos).
Upaya tersebut sejalan dengan dorongan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana agar masyarakat dari berbagai latar belakang turut menyukseskan Gerakan Nasional Peduli Tetangga. Melalui gerakan ini, masyarakat yang telah memenuhi persyaratan diharapkan dapat berperan sebagai agen Perlinsos untuk membantu pendataan dan mengusulkan warga yang dinilai layak mendapatkan bantuan.
“Dalam rangka mendukung program Perlinsos ini kita juga turun ke desa-desa melakukan percepatan aktivasi IKD,” ungkap Wirawan
Jemput Bola, Lebih dari 4.000 Warga Terlayani
Pada September 2026, Disdukcapil Kabupaten Kediri memulai pelayanan jemput bola dengan mendatangi 20 desa di Kecamatan Mojo. Kegiatan tersebut berhasil melayani lebih dari 4.000 warga untuk aktivasi IKD.
Pelayanan serupa dilanjutkan pada Oktober 2026 di sejumlah desa di Kecamatan Ngancar, Kayen Kidul, dan Wates. Selain mendatangi desa, Disdukcapil juga mengoptimalkan 28 titik pelayanan administrasi kependudukan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan aktivasi IKD.
Wirawan menjelaskan, percepatan tersebut juga dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan. Kolaborasi lintas instansi diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mendukung persiapan agen Perlinsos di Kabupaten Kediri.
![]() |
| Foto: PLT. Kepala Disdukcapil kabupaten Kediri, Wirawan., S.E., M.M., A.K., Dalam rangka mendukung program Perlinsos ini kita juga turun ke desa-desa melakukan percepatan aktivasi IKD |
Mas Dhito Dorong Warga Peduli Kondisi Tetangga
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menilai Gerakan Nasional Peduli Tetangga dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk ikut membantu mengenali kondisi sosial dan ekonomi warga di lingkungan sekitarnya.
“Saya rasa gerakan peduli tetangga ini sangat baik, karena tetangga ini bisa tahu kondisi warga layak menerima bansos atau tidak,” kata Mas Dhito, Senin (12/10/2026).
Menurut Mas Dhito, keterlibatan masyarakat diharapkan membantu pemerintah memperoleh informasi yang lebih baik mengenai warga yang membutuhkan perlindungan sosial. Warga yang secara ekonomi tergolong miskin tetapi belum menerima bansos dapat diusulkan melalui agen Perlinsos untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme pendataan dan verifikasi.
Karena itu, Mas Dhito menekankan pentingnya percepatan aktivasi IKD, terutama bagi masyarakat yang akan terlibat sebagai agen Perlinsos.
Data Akurat Jadi Kunci Penyaluran Bansos
Digitalisasi data Perlinsos diharapkan dapat memperkuat proses pendataan dan membantu pemerintah mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan. Peran masyarakat melalui agen Perlinsos menjadi salah satu upaya untuk menjangkau kelompok rentan yang mungkin belum tercatat dalam data perlindungan sosial.
Meski demikian, pengusulan warga tidak serta-merta menjadikan seseorang sebagai penerima bansos. Data yang disampaikan tetap perlu melalui pemeriksaan dan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui percepatan aktivasi IKD, pelayanan jemput bola, dan kolaborasi lintas instansi, Pemerintah Kabupaten Kediri berupaya memperluas partisipasi masyarakat dalam mendukung digitalisasi data perlindungan sosial. (RD)



Posting Komentar