Tiga Titik Jalan Kabupaten di Karangrejo Kwadungan Rusak, Warga Minta Segera Dicek dan Diperbaiki
![]() |
| Foto: Jalan Gajahmada desa Karangrejo Ngasem, depan tukang las ambles dan semen cor gorong gorong mulaj lepas |
MediaSINDO.Net – Kediri Raya
KEDIRI – Kondisi sejumlah titik pada ruas jalan kabupaten di wilayah Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, menjadi perhatian pengguna jalan. Sedikitnya terdapat tiga titik yang terlihat mengalami kerusakan dengan kondisi berbeda, mulai dari aspal mengelupas, retak hingga permukaan jalan yang tampak ambles.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (28/9/2026), salah satu kerusakan berada di sekitar gorong-gorong yang baru selesai diperbaiki. Pada bagian tersebut terlihat bekas pengecoran yang mengalami keretakan. Sementara itu, permukaan aspal di sisi selatan jalan tampak retak dan mengalami penurunan.
Kerusakan berikutnya terlihat di sisi barat gorong-gorong, tepatnya di sekitar depan bengkel las. Sebagian badan jalan mengalami pengelupasan aspal dengan panjang kurang lebih 10 meter dan lebar mencapai sekitar setengah badan jalan.
![]() |
| Foto: jalan Gajahmada desa Karangrejo Ngasem depan warung es degan aspal jalannya mengelupas hampir separo jalan, sangat membahayakan bagi pengguna jalan |
Titik kerusakan lainnya berada di depan warung es degan. Permukaan aspal pada sisi selatan jalan terlihat mengelupas sehingga pengguna jalan perlu meningkatkan kewaspadaan ketika melintas.
Selain itu, kondisi serupa juga terlihat di sekitar akses keluar-masuk Perumahan Greenland, tepatnya di depan deretan ruko. Permukaan aspal sisi selatan tampak mengalami penurunan atau ambles dengan pola memanjang dari arah timur ke barat.
Kondisi sejumlah titik tersebut menjadi perhatian karena ruas jalan tersebut digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Yuni (53), warga Desa Sambirejo, mengatakan dirinya harus lebih berhati-hati ketika melintasi kawasan tersebut, terutama saat melewati bagian jalan yang mengalami kerusakan.
“Kalau lewat sini memang harus lebih hati-hati. Saya biasanya memperlambat kendaraan ketika mendekati bagian jalan yang rusak,” ujar Yuni saat ditemui awak media, Senin (28/9/2026).
Menurut Yuni, ketika kondisi lalu lintas memungkinkan, dirinya berusaha memilih bagian jalan yang permukaannya masih relatif baik untuk menghindari aspal yang mengelupas maupun bagian jalan yang mengalami kerusakan.
![]() |
| Foto: gorong gorong yang belum lama diperbaiki belum dilapisi aspal, semen pengecoran mulai retak2 |
Keluhan serupa disampaikan Hadi (56), warga setempat. Ia mengatakan, sejumlah bagian jalan yang mengalami kerusakan sebelumnya pernah mendapatkan penanganan berupa penambalan.
“Dari dulu lokasi yang rusak itu pernah ditambal. Tetapi mungkin karena tambalannya kurang kuat, lama-lama aspalnya mengelupas lagi,” kata Hadi.
Hadi berharap kondisi tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kediri, khususnya instansi yang memiliki kewenangan dalam pemeliharaan ruas jalan tersebut.
Menurutnya, pengecekan dan penanganan diperlukan untuk menjaga kenyamanan serta mengurangi potensi gangguan terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama ketika kondisi permukaan jalan basah akibat hujan.
“Harapannya segera diperbaiki dan diberi lapisan aspal lagi pada bagian yang mengelupas. Kalau dibiarkan, tentu pengguna jalan harus lebih berhati-hati,” ujarnya.
Pemdes Karangrejo Belum Melaporkan
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Pemerintah Desa Karangrejo melalui Sekretaris Desa Fajar Lutfi menyampaikan bahwa hingga saat ini pihak desa belum melaporkan kondisi kerusakan jalan dan gorong-gorong tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Kediri.
Awak media juga telah berupaya meminta tanggapan kepada Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa terkait kondisi tersebut. Wakil Bupati memberikan respons singkat, “Terima kasih informasinya.”
Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, M. Solikin. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh jawaban atau penjelasan resmi mengenai rencana penanganan kerusakan jalan di lokasi tersebut..
Kerusakan di sejumlah titik tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian pihak terkait untuk dilakukan pengecekan langsung di lapangan. Pemeriksaan teknis diperlukan untuk mengetahui kondisi konstruksi, penyebab kerusakan, serta menentukan bentuk penanganan yang sesuai dengan kondisi dan standar teknis jalan. (RD)




Posting Komentar