1.700 Pelari Tumpah di SLG, Kediri Run 2026 Bidik Sport Tourism dan Dongkrak Daya Tarik Wisata Kediri
![]() |
| Foto: Mbak Dewi kibarkan bendera start di Simpang Lima Gumul (SLG) dalam gelaran Kediri Run 2026 |
MediaSindo.Net - Kediri Raya
Sebanyak 1.700 pelari dari berbagai daerah memadati kawasan Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, Minggu (6/9), dalam gelaran Kediri Run 2026. Tak sekadar menjadi ajang olahraga, event tersebut membuka peluang besar bagi Kabupaten Kediri untuk mengembangkan potensi sport tourism sekaligus memperkenalkan destinasi daerah kepada masyarakat luas.
Kediri Run merupakan kolaborasi Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kediri bersama Dinas Pendidikan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengisi waktu dengan aktivitas positif, sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan hidup sehat melalui olahraga.
Mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengatakan Kediri Run bukan sekadar kegiatan olahraga dan hiburan. Menurutnya, event tersebut juga membawa pesan penting tentang kebersamaan, sportivitas serta pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental.
«“Di tengah kesibukan dan aktivitas sehari-hari, sangat penting bagi kita untuk terus menjaga kesehatan fisik dan mental, salah satunya melalui kegiatan positif seperti ini,” katanya.»
Dewi menilai olahraga perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, ia mengajak para peserta dan masyarakat Kabupaten Kediri menjadikan Kediri Run sebagai momentum untuk membangun budaya hidup sehat dan aktif.
«“Kita ingin masyarakat yang kuat, produktif dan bahagia. Dan semua itu berawal dari tubuh yang sehat,” tambahnya.»
Tak hanya soal olahraga, 1.700 peserta Kediri Run juga membawa peluang ekonomi dan promosi wisata bagi Kabupaten Kediri. Kehadiran peserta dari berbagai daerah berpotensi memperkenalkan Kabupaten Kediri sebagai daerah yang memiliki ruang dan daya tarik untuk penyelenggaraan kegiatan olahraga berskala lebih luas.
Dewi berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan event olahraga yang mampu menarik lebih banyak peserta dari luar daerah. Dengan demikian, olahraga tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Kami berharap Kediri Run tidak berhenti sebagai kegiatan olahraga tahunan. Ke depan, kegiatan ini bisa terus berkembang dan menjadi salah satu sport tourism di Kabupaten Kediri,” harapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Kediri Run, termasuk panitia, peserta, relawan, serta masyarakat yang turut mendukung kelancaran kegiatan.
Dengan jumlah peserta mencapai 1.700 pelari, Kediri Run 2026 menjadi salah satu momentum yang menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat gaya hidup sehat sekaligus membuka ruang promosi pariwisata Kabupaten Kediri. (RD)


Posting Komentar