Mega Menu

  • Home
  • News
    • All
    • HUKRIM
    • Peristiwa
    • TNI
    • Polri
    • Pemerintah
  • Nasional
    • Nasional
  • Advertorial
  • Media Sindo TV
  • Daerah
    • Jakarta
    • Jawa Timur
    • Jawa Barat
    • Jawa Tengah
    • Kalimantan
    • Jambi
    • Sulawesi
MEDIA SINDO
Telusuri
Beranda Dari Penyuluh ke Pemulia Benih jawatimur Sutomo Ciptakan Jagung Hibrida Lokal "AWINO" untuk Perkuat Kedaulatan Benih Nasional terkini Dari Penyuluh ke Pemulia Benih, Sutomo Ciptakan Jagung Hibrida Lokal "AWINO" untuk Perkuat Kedaulatan Benih Nasional
Dari Penyuluh ke Pemulia Benih jawatimur Sutomo Ciptakan Jagung Hibrida Lokal "AWINO" untuk Perkuat Kedaulatan Benih Nasional terkini

Dari Penyuluh ke Pemulia Benih, Sutomo Ciptakan Jagung Hibrida Lokal "AWINO" untuk Perkuat Kedaulatan Benih Nasional

MEDIA SINDO
MEDIA SINDO
06 Jul, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 





Foto: Sutomo, S.P., M.Agr., berhasil mengembangkan varietas jagung hibrida lokal bernama AWINO yang kini mulai diminati petani di berbagai daerah.



MediaSindo.Net - Kediri


Berawal dari keprihatinan terhadap ketergantungan Indonesia pada benih jagung hibrida impor, seorang penyuluh pertanian asal Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Sutomo, S.P., M.Agr., berhasil mengembangkan varietas jagung hibrida lokal bernama Awino yang kini mulai diminati petani di berbagai daerah.

Sutomo menuturkan, perjalanan tersebut dimulai saat dirinya aktif mendampingi petani melalui kios pertanian dan kegiatan penyuluhan. Pada masa itu, sebagian besar petani masih menanam jagung lokal dan belum mengenal keunggulan jagung hibrida. Melalui edukasi dan pendampingan intensif, ia mendorong petani beralih ke jagung hibrida yang memiliki produktivitas lebih tinggi.

Keberhasilan meningkatkan minat petani terhadap jagung hibrida justru memunculkan pertanyaan baru baginya. Menurut Sutomo, saat itu hampir seluruh benih hibrida yang beredar merupakan produk perusahaan asing. Kondisi tersebut mendorongnya untuk mempelajari teknik pemuliaan dan produksi benih agar Indonesia mampu menghasilkan varietas unggul secara mandiri.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, sejak 2016 ia belajar langsung di Balai Penelitian Tanaman Serealia di Maros, Sulawesi Selatan. Dari lembaga penelitian tersebut, Sutomo mempelajari teknik pemuliaan, produksi benih, hingga pengendalian mutu sebelum akhirnya bermitra dalam pengembangan benih nasional.

Hasil kerja keras selama bertahun-tahun membuahkan hasil ketika pada 2024 varietas jagung hibrida Awino resmi dikembangkan sebagai varietas unggulan miliknya. Menurutnya, Awino memiliki sejumlah kelebihan, di antaranya lebih toleran terhadap kondisi kekeringan maupun curah hujan tinggi serta menunjukkan ketahanan yang baik terhadap serangan penyakit bulai.

Dalam uji coba lapangan, produktivitas Awino dinilai cukup menjanjikan. Pada lahan sekitar 1.400 meter persegi, hasil panen mampu mencapai sekitar dua ton dengan kebutuhan benih sekitar dua kilogram. Namun, Sutomo menegaskan hasil tersebut tetap dipengaruhi oleh jarak tanam, populasi tanaman, serta penerapan budidaya yang tepat.

Ia juga membagikan rekomendasi teknik budidaya untuk memperoleh hasil optimal. Pada sistem tanam jajar legowo, jarak tanam yang dianjurkan adalah 20 x 50 sentimeter dengan jarak antarbarisan 100 sentimeter. Sementara untuk sistem tanam tunggal dapat menggunakan jarak 20 x 70 sentimeter dengan satu tanaman pada setiap lubang tanam guna memaksimalkan pembentukan tongkol.

Dalam menghadapi penyakit bulai yang masih menjadi ancaman utama budidaya jagung, Sutomo mengaku telah melakukan berbagai uji coba. Salah satu metode yang dinilai efektif adalah penggunaan pupuk kandang kambing yang difermentasi menggunakan PGPR dan Trichoderma. Berdasarkan hasil percobaannya, metode tersebut mampu menekan serangan bulai secara signifikan sehingga layak diterapkan sebagai salah satu upaya pencegahan di tingkat petani.

Untuk pemupukan, Sutomo merekomendasikan pemberian pupuk dasar berupa NPK sebanyak sekitar 300 kilogram per hektare. Selanjutnya, pupuk urea diberikan masing-masing sekitar 100 kilogram per hektare pada umur tanaman 20 hari dan 40 hari setelah tanam. Menurutnya, pemberian urea secara berlebihan pada fase awal pertumbuhan dapat meningkatkan kerentanan tanaman terhadap infeksi penyakit bulai.

Selain itu, ia mendorong petani memanfaatkan pupuk organik cair buatan sendiri berbahan dasar urine sapi yang difermentasi dengan nanas, tetes tebu, dan bahan pendukung lainnya. Selain meningkatkan kesuburan tanah, pupuk tersebut juga dinilai membantu mengurangi gangguan hama tikus karena aroma yang dihasilkan tidak disukai hama.

Menutup wawancara, Sutomo mengajak petani Indonesia untuk semakin percaya terhadap kemampuan anak bangsa dalam menghasilkan benih unggul. Ia berharap petani tidak semata-mata bergantung pada produk luar negeri, tetapi berani menguji dan memanfaatkan varietas hasil karya pemulia lokal.

"Saya berharap petani Indonesia berpikir terbuka. Jangan terlalu fanatik terhadap produk luar. Benih lokal juga mampu memberikan hasil yang baik. Silakan dicoba dan diuji di lapangan. Saya siap mendampingi petani hingga memperoleh produksi maksimal," ujar Sutomo.

Melalui inovasi tersebut, Sutomo berharap varietas Awino dapat menjadi salah satu alternatif benih jagung hibrida nasional yang mampu meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperkuat kemandirian benih Indonesia. (RD)

Via Dari Penyuluh ke Pemulia Benih
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

BEA CUKAI

BEA CUKAI

About Me

MEDIA SINDO
Lihat profil lengkapku

Stay Conneted

14,629 FansLike
1,381FollowersFollow
10,126SubscribersSubscribe

Featured Post

Heboh! GRide Siap Mengaspal di Kediri, Bajaj Wisata Karya Anak Bangsa Bidik UMKM, Serap Korban PHK, dan Dongkrak Pariwisata

Heboh! GRide Siap Mengaspal di Kediri, Bajaj Wisata Karya Anak Bangsa Bidik UMKM, Serap Korban PHK, dan Dongkrak Pariwisata

MEDIA SINDO- Juli 28, 2026
Koperasi Merah Putih Resmi Dibangun di Desa Krecek: Proyek 1.400 m² Siap Dongkrak Ekonomi Petani dalam 3 Bulan

Koperasi Merah Putih Resmi Dibangun di Desa Krecek: Proyek 1.400 m² Siap Dongkrak Ekonomi Petani dalam 3 Bulan

Desember 06, 2025
Heboh! GRide Siap Mengaspal di Kediri, Bajaj Wisata Karya Anak Bangsa Bidik UMKM, Serap Korban PHK, dan Dongkrak Pariwisata

Heboh! GRide Siap Mengaspal di Kediri, Bajaj Wisata Karya Anak Bangsa Bidik UMKM, Serap Korban PHK, dan Dongkrak Pariwisata

Juli 28, 2026
Warga Kediri Serbu Layanan Adminduk! Sabtu Ceria Edisi ke-17 Digelar Serentak di 26 Kecamatan, Disdukcapil Tambah Petugas di Mojo dan Kandat

Warga Kediri Serbu Layanan Adminduk! Sabtu Ceria Edisi ke-17 Digelar Serentak di 26 Kecamatan, Disdukcapil Tambah Petugas di Mojo dan Kandat

Juli 24, 2026
Pemkab Kediri Siapkan Kebangkitan Wisata Air Panas Gunung Kelud, Ikon yang Mati Sejak Erupsi 2014 Segera Bangkit dan Dongkrak PAD

Pemkab Kediri Siapkan Kebangkitan Wisata Air Panas Gunung Kelud, Ikon yang Mati Sejak Erupsi 2014 Segera Bangkit dan Dongkrak PAD

Juli 27, 2026

Berita Populer

Koperasi Merah Putih Resmi Dibangun di Desa Krecek: Proyek 1.400 m² Siap Dongkrak Ekonomi Petani dalam 3 Bulan

Koperasi Merah Putih Resmi Dibangun di Desa Krecek: Proyek 1.400 m² Siap Dongkrak Ekonomi Petani dalam 3 Bulan

Desember 06, 2025
Aliansi Rakyat Mencari Keadilan Melakukan Aksi Damai Di Depan Kantor ATR/BPN Kab. Kediri.

Aliansi Rakyat Mencari Keadilan Melakukan Aksi Damai Di Depan Kantor ATR/BPN Kab. Kediri.

Juni 10, 2023
Ribuan Anggota KSP Sentosa Makmur Jawa Timur Ikuti RAT Tahun Buku 2023.

Ribuan Anggota KSP Sentosa Makmur Jawa Timur Ikuti RAT Tahun Buku 2023.

Februari 26, 2024

Berita Terkini

Koperasi Merah Putih Resmi Dibangun di Desa Krecek: Proyek 1.400 m² Siap Dongkrak Ekonomi Petani dalam 3 Bulan

Koperasi Merah Putih Resmi Dibangun di Desa Krecek: Proyek 1.400 m² Siap Dongkrak Ekonomi Petani dalam 3 Bulan

Desember 06, 2025
Heboh! GRide Siap Mengaspal di Kediri, Bajaj Wisata Karya Anak Bangsa Bidik UMKM, Serap Korban PHK, dan Dongkrak Pariwisata

Heboh! GRide Siap Mengaspal di Kediri, Bajaj Wisata Karya Anak Bangsa Bidik UMKM, Serap Korban PHK, dan Dongkrak Pariwisata

Juli 28, 2026
Warga Kediri Serbu Layanan Adminduk! Sabtu Ceria Edisi ke-17 Digelar Serentak di 26 Kecamatan, Disdukcapil Tambah Petugas di Mojo dan Kandat

Warga Kediri Serbu Layanan Adminduk! Sabtu Ceria Edisi ke-17 Digelar Serentak di 26 Kecamatan, Disdukcapil Tambah Petugas di Mojo dan Kandat

Juli 24, 2026

Berita

  • jawatimur881
  • terkini915
MEDIA SINDO

Tentang Kami

Suarasindo.net: Pembaca yang kami hormati, ijinkan kami hadir dalam bentuk media online, www Suarasindo.net yang sudah tercatat pada notaris, PT. Indonesia Abadi Multimedia. Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0003176.AH.01.01 Tahun 2023. Alamat Redaksi, Jl. Raya Kenanga Perum Sambirejo Desa Sambirejo Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Follow Us

PT. INDONESIA ABADI MULTIMEDIA | MEDIASINDO.net
  • Redaksi
  • Siber
  • Advertisement
  • Kontak