Jembatan Alun Allun Bandar Kediri Mampu Menahan Beban Masuk 950 Ton.
MediaSindo.NET - Kediri.
Sudah empat hari jembatan alun alun Bandar bisa dilalui.kendaeaan umum. Jembatan yang sebelumnya bernama jembatan Bandar Ngalim tersebut kini berubah nama menjadi jembatan alun alun Bandar, dibuka oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Sabtu (19/8/2023)
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersyukur, pembangunan jembatan alun-alun Bandar Kediri bisa selesai tepat waktu. Ia menyebut pendanaan dalam perbaikan jembatan tersebut menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Semoga dengan selesainya pembangunan jembatan Alun-alun bandar ini, roda perekonomian kembali tumbuh dan lancar. Karena jembatan ini merupakan akses warga sisi barat jembatan menuju pasar buah, untuk membawa barang ke pasar grosir," ucapnya.
Sementara itu, Construction Manager Area Jawa Timur PT. Baja Titian Utama, Agus Suwito menjelaskan pengerjaan proyek jembatan ini sebenarnya dijadwalkan selesai bulan Oktober nanti. Namun karena banyak warga yang sangat membutuhkan akses jembatan, pihaknya melakukan soft opening jembatan.
"Karena permintaan masyarakat yang tinggi agar jembatan segera bisa diakses dan desain jembatan Alun-alun Bandar ini sesuai dengan permintaan wali kota. Jembatan yang melintasi Sungai Brantas ini bisa bertahan hingga 100 tahun mendatang,"terangnya
Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Endang Kartika Sari. S.T. M.M saat dimintai keterangan melalui whatsApp nya mengatakan, jembatan alun alun mampu menahan beban sampai 950 ton.
"Total beban masuk yang bisa ditahan jembatan alun alun bisa sampai 950 ton, "ucapnya.
"Sedang berdasarkan beban kendaraan truk boleh lewat. Namun harus tetap diperhatikan antrian dipersimpangan persimpangan yang ada untuk antriannya, "terangnya.
Dijelaskan, Jembatan yang menghubungkan 2 wilayah di Kota Kediri ini diperbaiki sejak September tahun lalu. Dengan dibukanya jembatan ini, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.(RD).



Posting Komentar